Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Bener Meriah Capai 6,27% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 08/06/2026 13:04 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Bener Meriah, Aceh (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Bener Meriah, Aceh mencapai 6,27% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,04% dari tahun sebelumnya sebesar 7,31%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,71%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Bener Meriah lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Bener Meriah yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,27% dari total penduduk.

Dibanding 22 kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh, PoU di Kabupaten Bener Meriah ada di urutan ke-2. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Subulussalam (6,01%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Aceh Tamiang (11,62%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Aceh pada 2025.

  1. Kota Subulussalam: 6,01%
  2. Kabupaten Bener Meriah: 6,27%
  3. Kota Banda Aceh: 6,84%
  4. Kabupaten Gayo Lues: 7,01%
  5. Kabupaten Nagan Raya: 7,08%
  6. Kota Lhokseumawe: 7,16%
  7. Kabupaten Aceh Besar: 7,21%
  8. Kabupaten Aceh Singkil: 7,41%
  9. Kabupaten Pidie: 7,61%
  10. Kota Sabang: 7,67%

(Baca: Jumlah Penduduk di 38 Provinsi Indonesia pada Semester II 2025)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
08 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 18.165 +0.85
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...