Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Minggu, 22 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (22/3/2026) pukul 07.41 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 53 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 142 detik.
(Baca: Kualitas Udara di Kota Besar Indonesia Buruk, Jauh dari Standar WHO)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 22 Maret 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 17 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 18-22 milimeter dan lama gempa 89-127 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 milimeter dan lama gempa 59-105 detik serta 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 12-16 milimeter s-p 16-84 detik dan lama gempa 70-187 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.115 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 602 kali letusan.
(Baca: Survei Kurious: Banyak Orang Merasa Kualitas Udara Indonesia Buruk)