Gunung Ibu Kembali Erupsi Malam Ini (Senin, 16 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Senin (16/2/2026) pukul 19.28 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 6 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 1.825 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 54 detik.
(Baca: Masih Ada 381 Hotspot Risiko Tinggi Karhutla di Indonesia pada Awal 2023)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 16 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 106 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-28 milimeter dan lama gempa 35-64 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 milimeter dan lama gempa 31-37 detik serta 8 kali harmonik dengan amplitudo 2-14 milimeter dan lama gempa 32-90 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 633 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (329 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 264 kali.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah dalam Sedekade Terakhir)