Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Fak Fak pada tahun 2024 sebesar 20,86 persen. Angka ini sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 21,38 persen. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Fak Fak tercatat sebanyak 17.670 jiwa dari total populasi 92.850 jiwa.
Pertumbuhan persentase penduduk miskin mengalami penurunan turun 2,43 persen pada tahun 2024. Secara historis, persentase kemiskinan di Kabupaten Fak Fak mengalami fluktuasi dalam dua dekade terakhir. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 41,64 persen. Sementara persentase terendah terjadi di tahun 2024.
(Baca: Maret 2025, Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan di Sumatera Barat Rp.729,81 Ribu /Kapita/Bulan)
Dalam skala nasional, Kabupaten Fak Fak berada di urutan ke-52 untuk persentase kemiskinan. Pada tahun 2004, kabupaten ini sempat menduduki peringkat ke-21 secara nasional. Rata-rata persentase kemiskinan dalam tiga tahun terakhir adalah 21,43 persen, dan dalam lima tahun terakhir adalah 22,06 persen.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Papua Barat, persentase kemiskinan di Kabupaten Fak Fak berada di antara Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Manokwari Selatan. Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama memiliki persentase kemiskinan lebih tinggi.
Kabupaten Kaimana
Kabupaten Kaimana memiliki persentase penduduk miskin 14,41 persen, berada di urutan ke-107 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di Kaimana mencapai 10.060 jiwa dari total penduduk 64.140 jiwa. Garis kemiskinan di Kaimana tercatat sebesar Rp 682.231,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 46,45 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk tercatat negatif turun 2,12 persen.
(Baca: 4,18% Penduduk di Kota Kendari Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Manokwari
Kabupaten Manokwari memiliki persentase penduduk miskin sebesar 18,45 persen dan menduduki peringkat ke-61 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin mencapai 33.290 jiwa dari total populasi 204.106 jiwa. Garis kemiskinan di Manokwari adalah Rp 802.749,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 55,26 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk tercatat sebesar 1,18 persen.
Kabupaten Manokwari Selatan
Kabupaten Manokwari Selatan memiliki persentase penduduk miskin yang lebih tinggi, yakni 26,83 persen, menempatkannya pada urutan ke-28 di tingkat nasional. Dengan jumlah penduduk miskin 7.640 jiwa dari total populasi 38.305 jiwa. Garis kemiskinan di Manokwari Selatan tercatat sebesar Rp 734.246,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita yang relatif lebih rendah dibandingkan kabupaten lain, yaitu Rp 26,23 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk adalah 1,67 persen.
Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Bintuni memiliki persentase penduduk miskin 26,99 persen, menjadikannya peringkat ke-27 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin mencapai 19.330 jiwa dari total populasi 83.074 jiwa. Garis kemiskinan di Teluk Bintuni adalah Rp 794.285,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita tercatat sangat tinggi, yaitu Rp 574,98 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sebesar 1,87 persen.
Kabupaten Teluk Wondama
Kabupaten Teluk Wondama memiliki persentase penduduk miskin tertinggi di antara kabupaten yang dibandingkan, yaitu 28,47 persen dan berada di urutan ke-22 secara nasional. Jumlah penduduk miskin adalah 10.300 jiwa dari total penduduk 46.755 jiwa. Garis kemiskinan di Teluk Wondama adalah Rp 710.854,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 40,74 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sebesar 3,16 persen.