Kabupaten Bulungan mencatatkan total jumlah penduduk sebanyak 136.172 jiwa pada tahun 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan penduduk di kabupaten ini sebesar 0,42 persen. Jumlah ini terdiri dari 70.753 jiwa laki-laki dan 65.419 jiwa perempuan.
Berdasarkan data kelompok umur, kelompok usia 0-4 tahun memiliki jumlah penduduk 10.676 jiwa, sedangkan kelompok usia 5-9 tahun terdapat 11.765 jiwa. Kelompok usia 10-14 tahun berjumlah 11.828 jiwa, menjadi kelompok usia dengan jumlah penduduk tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Sementara itu, kelompok usia di atas 75 tahun menjadi kelompok usia dengan jumlah penduduk paling sedikit, yakni 2.344 jiwa. Adanya perbedaan signifikan ini menunjukkan struktur umur penduduk Bulungan didominasi oleh kelompok usia muda.
(Baca: 26,98% Penduduk Kabupaten Kepulauan Seribu Masih Anak-Anak (Update 2024))
Dari total penduduk, laki-laki mendominasi dengan persentase 52 persen, sedangkan perempuan 48 persen. Jumlah penduduk laki-laki lebih tinggi pada hampir semua kelompok umur, terutama pada rentang usia produktif. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh faktor migrasi masuk laki-laki ke Bulungan untuk bekerja.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Pelalawan pada 2024)
Penduduk usia produktif (15-59 tahun) mencapai 85.338 jiwa. Dari jumlah tersebut, 44.381 adalah laki-laki dan 40.958 adalah perempuan. Persentase penduduk laki-laki usia produktif sebesar 33 persen, sementara perempuan sebesar 30 persen. Besarnya angka penduduk usia produktif ini mengindikasikan potensi sumber daya manusia yang signifikan bagi pembangunan daerah.
Jika dikelompokkan berdasarkan usia produktif dan tidak produktif, kelompok usia 0-14 tahun berjumlah 34.269 jiwa, usia 15-59 tahun berjumlah 85.338 jiwa, dan usia di atas 60 tahun berjumlah 16.565 jiwa. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Bulungan berada pada usia produktif. Pemerintah daerah perlu memanfaatkan potensi ini dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.