KLHK: Jumlah Titik Panas di Indonesia Capai 346 Dalam 24 Jam Terakhir (Selasa, 9 Juni 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 09/06/2026 11:39 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 346 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 78 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Selasa (9/6/2026) pukul 11.39 WIB. Dari 346 titik panas terdeteksi, 10 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 307 titik skala sedang, dan 29 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Nusa Tenggara Timur sebanyak 60 titik. Jawa Timur menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 44 titik. Kalimantan Timur berada di posisi ketiga sebanyak 35 titik panas.

Sebanyak 35 titik panas terdeteksi di Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan menyusul dengan 24 titik panas, serta Jawa Tengah dan Jawa Barat masing-masing memiliki 21 dan 20 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: 5 Provinsi dengan Titik Panas Karhutla di Ekosistem Gambut Terbanyak sampai Agustus 2025)

Data Stories Terkini

Data Pasar

Macro update by
09 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 18.187 -0.02
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...