Kementerian LHK: Jumlah Titik Panas di Indonesia Capai 15.141 Dalam 24 Jam Terakhir (Senin, 31 Agustus 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 31/08/2026 11:02 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 15.141 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 9325 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Senin (31/8/2026) pukul 11.36 WIB. Dari 15.141 titik panas terdeteksi, 723 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 14140 titik skala sedang, dan 278 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: NTT Selalu Dilanda Karhutla 10 Tahun Terakhir, BMKG Imbau Tingkatkan Kesiagaan)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 5915 titik. Kalimantan Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 5048 titik. Sumatera Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 750 titik panas.

Sebanyak 460 titik panas terdeteksi di Kalimantan Timur, Maluku menyusul dengan 417 titik panas, serta Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur masing-masing memiliki 365 dan 334 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: 91 Kabupaten/Kota Terdampak Karhutla di Sumatra dan Kalimantan)

Data Pasar

Macro update by
31 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.692 -0.33
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...