Kementerian LHK Deteksi 654 Hotspot di Indonesia, Terbanyak di Kalimantan Barat (Senin, 14 Juli 2025)

1
Irfan Fadhlurrahman 14/07/2025 11:29 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 654 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 299 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Senin (14/7/2025) pukul 11.29 WIB. Dari 654 titik panas terdeteksi, 8 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 639 titik skala sedang, dan 7 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Jumlah Rumah yang Kebanjiran di Jabodetabek 6 Juli 2025, Tangsel Terbanyak)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 151 titik. Nusa Tenggara Timur menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 87 titik. Sumatera Utara berada di posisi ketiga sebanyak 62 titik panas.

Sebanyak 53 titik panas terdeteksi di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah menyusul dengan 51 titik panas, serta Riau dan Nusa Tenggara Barat masing-masing memiliki 50 dan 47 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Sebaran Titik Banjir Jakarta (8 Juli 2025 Pukul 07.00 WIB))

Data Populer

Loading...