Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Berau tahun 2024 mencapai 5,08 persen, turun sedikit dari tahun sebelumnya yang sebesar 5,54 persen. Jumlah penduduk miskin juga turun menjadi 12.350 orang, dari 13.260 orang tahun 2023. Sementara itu, jumlah penduduk Kabupaten Berau naik menjadi 288.943 jiwa, dengan pertumbuhan 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Rank persentase kemiskinan Berau se-Indonesia adalah 439, dan di pulau Kalimantan berada di urutan 31.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Lebak 2018 - 2024)
Data historis kemiskinan Berau periode 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 9,33 persen, sedangkan terendah pada tahun 2014 sebesar 4,76 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 dengan kenaikan 25,4 persen, dan terendah pada tahun 2008 dengan penurunan 37,32 persen. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 5,42 persen, sedikit lebih rendah dibanding rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) yang sebesar 5,47 persen. Rank se-Indonesia Berau cenderung bergerak ke posisi lebih baik, meskipun ada fluktuasi seperti tahun 2006 yang naik ke urutan 364 dari 378 tahun sebelumnya.
Berdasarkan data perbandingan, persentase kemiskinan Kabupaten Berau (5,08 persen) berada di posisi tengah antara kabkota tetangga di Kalimantan Timur. Kota Balikpapan memiliki persentase kemiskinan terendah sebesar 2,23 persen, sedangkan Kabupaten Paser tertinggi sebesar 8,63 persen. Jumlah penduduk miskin Berau (12.350 orang) lebih sedikit dibanding Kabupaten Kutai Kartanegara (59.000 orang) dan Kota Samarinda (37.800 orang), namun lebih banyak dibanding Kota Bontang (7.110 orang) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (10.780 orang).
Kota Bontang
Rank persentase kemiskinan Kota Bontang se-Indonesia adalah 491, lebih baik dari Kabupaten Berau. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 3,74 persen, turun sedikit 7,78 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini mencapai Rp801,95 ribu per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar Rp363,37 juta per kapita per tahun. Jumlah penduduknya 190.621 jiwa, dengan pertumbuhan 1,69 persen tahun lalu, lebih rendah dibanding pertumbuhan penduduk Berau.
Kabupaten Kutai Kartanegara
Rank persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 336, lebih buruk dari Berau. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 7,28 persen, turun sedikit 3,06 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di sini Rp682,49 ribu per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita Rp259,19 juta per kapita per tahun. Jumlah penduduknya 793.131 jiwa, yang merupakan jumlah terbesar di antara kabkota tetangga Berau, dengan pertumbuhan 1,34 persen tahun lalu.
Kabupaten Paser
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Tambrauw | 2010 - 2024)
Rank persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 284, paling buruk di antara kabkota tetangga Berau. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 8,63 persen, turun sedikit 4,21 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini Rp634,26 ribu per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita Rp193,14 juta per kapita per tahun. Jumlah penduduknya 307.291 jiwa, dengan pertumbuhan 2,77 persen tahun lalu, lebih tinggi dibanding pertumbuhan penduduk Berau.
Kabupaten Penajam Paser Utara
Rank persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 369, lebih buruk dari Berau. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 6,69 persen, turun sedikit 3,66 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di sini Rp617,67 ribu per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita Rp87,14 juta per kapita per tahun, yang merupakan terendah di antara kabkota tetangga Berau. Jumlah penduduknya 199.600 jiwa, dengan pertumbuhan 3,12 persen tahun lalu.
Kota Samarinda
Rank persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 468, lebih baik dari Berau. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 4,30 persen, turun sedikit 9,76 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini Rp877,95 ribu per kapita per bulan, yang merupakan tertinggi di antara kabkota tetangga Berau, dengan pendapatan per kapita Rp114,69 juta per kapita per tahun. Jumlah penduduknya 868.499 jiwa, dengan pertumbuhan 1,42 persen tahun lalu.
Kota Balikpapan
Rank persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 513, yang merupakan posisi terbaik di antara kabkota tetangga Berau. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 2,23 persen, turun sedikit 3,07 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di sini Rp782,25 ribu per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita Rp214,11 juta per kapita per tahun. Jumlah penduduknya 746.804 jiwa, dengan pertumbuhan 1,83 persen tahun lalu.