KLHK: Jumlah Titik Panas di Indonesia Capai 614 Dalam 24 Jam Terakhir (Selasa, 30 Juni 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 30/06/2026 11:53 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 614 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 63 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Selasa (30/6/2026) pukul 11.53 WIB. Dari 614 titik panas terdeteksi, 8 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 550 titik skala sedang, dan 56 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Jawa Timur sebanyak 149 titik. Sumatera Selatan menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 65 titik. Kalimantan Timur berada di posisi ketiga sebanyak 61 titik panas.

Sebanyak 48 titik panas terdeteksi di Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara menyusul dengan 46 titik panas, serta Nusa Tenggara Timur dan Jawa Tengah masing-masing memiliki 39 dan 39 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Hampir 5 Ribu Kejadian Bencana Alam di Indonesia Sepanjang 2023, Karhutla Mendominasi)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
30 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.900 +0.37
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...