Waspada! Malam Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Selasa, 13 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (13/1/2026) pukul 18.26 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 16 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Titik Panas Karhutla di Sumsel Bertambah pada Pertengahan Oktober 2023)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 13 Januari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 34 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 62-141 detik.
Kemudian, 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-6 milimeter dan lama gempa 36-57 detik serta 3 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8-40 milimeter s-p 13-19 detik dan lama gempa 33-52 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 186 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 105 kali letusan.
(Baca: Banyak Karhutla di Area Konsesi, Terutama Konsesi Sawit)