Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini, Tinggi Letusan Sekitar 300 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin (27/4/2026) pukul 22.49 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 8 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak atau 3.976 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Banjir dan Karhutla, Bencana Terbanyak di Indonesia Sepanjang 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 27 April 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 16 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 79-148 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-5 milimeter dan lama gempa 65-75 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 2 milimeter dan lama gempa 666 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.700 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 878 kali letusan.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)