Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Lampung Barat tahun 2024, menunjukkan persentase penduduk miskin turun sedikit menjadi 10,68% dari 11,17% tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin turun 1.300 orang menjadi 33.430 orang, sementara total penduduk naik sedikit 2.822 orang menjadi 312.376 jiwa. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun 4,39%, dengan rank se-Indonesia ke-219 dan di pulau Sumatera ke-54.
(Baca: BPS: Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan di Nusa Tenggara Timur Naik 4,24%(Data Desember 2025))
Dari data historis 2004-2024, persentase kemiskinan tertinggi di tahun 2006 (25,36%) dan terendah di tahun 2024 (10,68%). Pertumbuhan kemiskinan tertinggi di 2005 (10,66%) dan terendah di 2008 (-12,23%). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 11,19%, lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) 11,55%. Rank se-Indonesia cenderung naik dari 145 di 2004 ke 219 di 2024, menunjukkan posisi kemiskinan relatif lebih baik dibandingkan kabupaten lain.
Dibandingkan kabupaten tetangga di Lampung, persentase kemiskinan Lampung Barat (10,68%) lebih tinggi dari Tanggamus (10,28%) dan Lampung Tengah (10,37%), tapi lebih rendah dari Pesawaran (11,86%), Pesisir Barat (12,64%), dan Lampung Selatan (12,57%). Jumlah penduduk miskin nya lebih kecil dibandingkan sebagian tetangga, kecuali Pesisir Barat.
Kabupaten Pesisir Barat
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan ke-150, lebih tinggi dari Lampung Barat. Persentase kemiskinan 12,64%, turun sedikit 6,3% dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 20.220 orang, turun sedikit 5,73% dari tahun lalu. Total penduduk 175.769 jiwa, naik sedikit 2,64%. Pendapatan per kapita 35,62 juta rupiah per tahun, naik 5,45%. Garis kemiskinan 566,04 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 3,76%. Jumlah penduduk miskin nya jauh lebih kecil dibandingkan Lampung Barat, meskipun persentase kemiskinan nya lebih tinggi karena jumlah penduduk nya lebih sedikit.
Kabupaten Lampung Selatan
Rank se-Indonesia ke-152, persentase kemiskinan 12,57% yang turun sedikit 1,72% dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 132.380 orang, turun sedikit 0,97% dari tahun lalu. Total penduduk 1.109.649 jiwa, naik sedikit 1,33%. Pendapatan per kapita 53,89 juta rupiah per tahun, naik 6,35%. Garis kemiskinan 528,23 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 3,88%. Jumlah penduduk miskin nya paling banyak di antara tetangga Lampung Barat, karena jumlah penduduk nya yang sangat besar dibandingkan kabupaten lain di wilayah tersebut.
Kabupaten Lampung Tengah
(Baca: 5,83% Penduduk di Kabupaten Bengkayang Masuk Kategori Miskin)
Rank se-Indonesia ke-229, persentase kemiskinan 10,37% yang turun sedikit 2,63% dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 137.410 orang, turun sedikit 2,05% dari tahun lalu. Total penduduk 1.385.711 jiwa, naik sedikit 0,87%. Pendapatan per kapita 63,66 juta rupiah per tahun, naik 6,63%. Garis kemiskinan 526,31 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 4,5%. Persentase kemiskinan nya lebih rendah dari Lampung Barat, dan pendapatan per kapita nya paling tinggi di antara tetangga, menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat lebih baik dibandingkan wilayah sekitar.
Kabupaten Pesawaran
Rank se-Indonesia ke-179, persentase kemiskinan 11,86% yang turun sedikit 7,99% dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 55.010 orang, turun sedikit 7,22% dari tahun lalu. Total penduduk 494.183 jiwa, naik sedikit 1,75%. Pendapatan per kapita 43,31 juta rupiah per tahun, naik 5,88%. Garis kemiskinan 524,59 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 6,79%. Turunan persentase kemiskinan nya paling besar di antara tetangga Lampung Barat, menunjukkan upaya penurunan kemiskinan yang lebih signifikan di wilayah ini.
Kabupaten Tanggamus
Rank se-Indonesia ke-232, persentase kemiskinan 10,28% yang turun sedikit 2,28% dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 64.220 orang, turun sedikit 1,47% dari tahun lalu. Total penduduk 638.652 jiwa, naik sedikit 1,26%. Pendapatan per kapita 31,62 juta rupiah per tahun, naik 6,85%. Garis kemiskinan 496,00 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 6,91%. Persentase kemiskinan nya paling rendah di antara tetangga Lampung Barat, meskipun pendapatan per kapita nya lebih rendah, menunjukkan distribusi pendapatan yang lebih merata di wilayah ini.
Kabupaten Way Kanan
Rank se-Indonesia ke-228, persentase kemiskinan 10,43% yang turun sedikit 5,35% dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 48.880 orang, turun sedikit 4,64% dari tahun lalu. Total penduduk 493.071 jiwa, naik sedikit 1,13%. Pendapatan per kapita 38,66 juta rupiah per tahun, naik 7,72%. Garis kemiskinan 464,72 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 7,21%. Pertumbuhan pendapatan per kapita nya paling tinggi di antara tetangga, menunjukkan peningkatan ekonomi masyarakat yang lebih cepat dibandingkan wilayah lain di sekitar Lampung Barat.