Gunung Ibu Kembali Erupsi Siang Ini (Kamis, 5 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Kamis (5/3/2026) pukul 12.23 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 18 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau 1.925 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah selatan dan barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 41 detik.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Provinsi Kalimantan Barat 2016-2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 5 Maret 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 121 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-28 milimeter dan lama gempa 36-76 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-7 milimeter dan lama gempa 34-38 detik serta 13 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 46-164 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 843 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (422 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 365 kali.
(Baca: Titik Panas Karhutla di Sumsel Bertambah pada Pertengahan Oktober 2023)