Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Sumba Tengah pada tahun 2024 sebesar 30,84 persen. Angka ini menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 31,78 persen. Dengan jumlah penduduk 91.531 jiwa, terdapat 23.810 jiwa penduduk miskin di kabupaten ini.
Secara historis, persentase kemiskinan di Sumba Tengah mengalami fluktuasi. Angka tertinggi tercatat pada tahun 2007 sebesar 42,96 persen. Sementara angka terendah terjadi pada tahun 2024 sebesar 30,84 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2015 sebesar 15,35 persen, dan terendah pada tahun 2008 turun 10,03 persen. Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) yaitu 31,71 persen, angka kemiskinan saat ini lebih baik. Namun jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) yaitu 32,70 persen, angka kemiskinan saat ini masih perlu menjadi perhatian. Secara nasional, peringkat persentase kemiskinan Kabupaten Sumba Tengah berada di urutan ke-14.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Banjar Periode 2004 - 2024)
Dibandingkan dengan kabupaten lain di Nusa Tenggara Timur, Sumba Tengah memiliki persentase kemiskinan yang lebih tinggi. Kabupaten Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, dan Sumba Timur memiliki persentase kemiskinan yang lebih rendah, masing-masing 28,13 persen, 27,2 persen dan 27,04 persen. Hal ini menunjukkan perlunya upaya lebih intensif untuk menekan angka kemiskinan di Sumba Tengah.
Kabupaten Sabu Raijua
Di Kabupaten Sabu Raijua, dengan persentase kemiskinan 28,13 persen, menduduki peringkat ke-23 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 30.980 jiwa dari total populasi 96.313 jiwa. Garis kemiskinan di kabupaten ini mencapai Rp 549.947,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 18,28 juta per tahun, dengan pertumbuhan sebesar 4,12 persen. Pertumbuhan jumlah penduduk miskin tercatat sebesar 1,81 persen.
(Baca: Persentase Jumlah Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Periode 2014-2023)
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki persentase kemiskinan 27,20 persen, menduduki peringkat ke-25 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 102.050 jiwa dari total populasi 340.006 jiwa. Garis kemiskinan di Sumba Barat Daya tercatat sebesar Rp 494.229,00 per kapita per bulan. Pertumbuhan jumlah penduduk miskin sedikit meningkat sebesar 0,64 persen.
Kabupaten Sumba Timur
Dengan persentase kemiskinan 27,04 persen, Kabupaten Sumba Timur berada di peringkat ke-26 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 73.580 jiwa dari total populasi 269.728 jiwa. Garis kemiskinan di kabupaten ini mencapai Rp 460.384,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 30,09 juta per tahun, dengan pertumbuhan sebesar 4,89 persen. Terjadi penurunan jumlah penduduk miskin turun 2,75 persen.