Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Abu Vulkanik 800 Meter dari Atas Puncak
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (17/1/2026) pukul 05.38 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 40 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 800 meter di atas puncak (4.476 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Bagaimana Cara Warga Identifikasi Udara Bersih di Tengah Buruknya Kualitas Udara?)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 17 Januari 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 28 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 83-147 detik.
Kemudian, 8 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-6 milimeter dan lama gempa 45-58 detik serta 5 kali harmonik dengan amplitudo 2-15 milimeter dan lama gempa 135-427 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 229 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 129 kali letusan.
(Baca: Kualitas Udara di Indonesia Sedikit Membaik pada 2021)