445 Hotspot Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Jumat, 24 April 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 24/04/2026 11:47 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 445 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 105 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Jumat (24/4/2026) pukul 11.47 WIB. Dari 445 titik panas terdeteksi, 7 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 425 titik skala sedang, dan 13 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Gempa Bumi hingga Kekeringan, Ini Bencana Alam yang Sering Terjadi di Indonesia hingga Pertengahan 2023)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Sulawesi Tengah sebanyak 61 titik. Aceh menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 50 titik. Maluku Utara berada di posisi ketiga sebanyak 46 titik panas.

Sebanyak 38 titik panas terdeteksi di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan menyusul dengan 28 titik panas, serta Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan masing-masing memiliki 26 dan 24 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Indonesia Jadi Negara Paling Sering Dilanda Gempa Bumi per 2025)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Loading...