Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kota Madiun pada tahun 2024 sebesar 4,38%. Angka ini sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4,74%. Dengan jumlah penduduk 201.854 jiwa, terdapat 7.840 penduduk miskin di Kota Madiun.
Dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 620 jiwa, atau setara dengan pertumbuhan -7,59%. Di Jawa Timur, Kota Madiun berada di peringkat 107 untuk persentase kemiskinan. Sedangkan secara nasional, Kota Madiun berada di peringkat 466.
(Baca: BPS: Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan di Sulawesi Utara Naik 8,07%(Data Maret 2025))
Data historis menunjukkan fluktuasi angka kemiskinan di Kota Madiun selama periode 2004-2024. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2005 sebesar 9,11%, sedangkan terendah pada tahun 2019 sebesar 4,35%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2020 sebesar 14,48% dan pertumbuhan terendah pada tahun 2007 turun 10,17%. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir adalah 4,82%, sedangkan 5 tahun terakhir adalah 4,78%.
Jika dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Timur yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, Kota Madiun menunjukkan performa yang bervariasi. Misalnya, persentase kemiskinan Kota Madiun lebih tinggi dibandingkan Kota Batu (3,06%) dan Kota Malang (3,91%), namun lebih rendah dibandingkan Kota Mojokerto (5,57%) dan Kota Probolinggo (6,18%).
Kota Batu
Kota Batu menempati peringkat 504 secara nasional dalam hal persentase kemiskinan. Jumlah penduduk miskin di kota ini adalah 6.590 jiwa dari total 223.601 penduduk. Garis kemiskinan di Kota Batu mencapai Rp 642.778,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakatnya mencapai Rp 99,49 juta per tahun. Kota ini mengalami pertumbuhan persentase kemiskinan turun 7,55%, dengan pertumbuhan jumlah penduduk 1,85%.
Kota Malang
Dengan persentase kemiskinan 3,91%, Kota Malang menduduki peringkat 486 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 34.840 jiwa dari total 885.271 penduduk. Garis kemiskinan di Kota Malang tercatat sebesar Rp 706.341,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakatnya mencapai Rp 114,72 juta per tahun, mengalami pertumbuhan 6,68%. Terjadi penurunan persentase kemiskinan turun 8,22% dan peningkatan jumlah penduduk 1,21%.
(Baca: 23,38% Penduduk di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Masuk Kategori Miskin)
Kota Mojokerto
Kota Mojokerto mencatatkan persentase kemiskinan 5,57%, menempatkannya pada peringkat 421 secara nasional. Dari total 141.633 penduduk, terdapat 7.430 penduduk miskin. Garis kemiskinan di kota ini sebesar Rp 610.968,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakatnya mencapai Rp 62,68 juta per tahun dengan pertumbuhan 6,13%. Persentase kemiskinan mengalami penurunan -3,47% dan jumlah penduduk meningkat 0,21%.
Kota Probolinggo
Persentase kemiskinan di Kota Probolinggo adalah 6,18%, menempatkannya pada peringkat 396 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 15.240 jiwa dari total 243.054 penduduk. Garis kemiskinan tercatat sebesar Rp 654.409,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakatnya mencapai Rp 61,61 juta per tahun. Kota ini mengalami penurunan persentase kemiskinan turun 4,63% dan penurunan jumlah penduduk turun 0,34%.
Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo memiliki persentase kemiskinan 4,53%, menempatkannya pada peringkat 458 secara nasional. Dengan jumlah penduduk 2.002.830 jiwa, terdapat 109.390 penduduk miskin. Garis kemiskinan di kabupaten ini tercatat sebesar Rp 597.284,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakatnya mencapai Rp 136,72 juta per tahun. Kabupaten ini mengalami penurunan persentase kemiskinan turun 9,4% dan peningkatan jumlah penduduk 1%.
Kota Surabaya
Kota Surabaya memiliki persentase kemiskinan 3,96%, menempatkannya pada peringkat 484 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 116.620 jiwa dari total 3.017.382 penduduk. Garis kemiskinan di kota ini sebesar Rp 742.678,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakatnya mencapai Rp 264,37 juta per tahun. Kota ini mengalami penurunan persentase kemiskinan turun 14,84% dan peningkatan jumlah penduduk 0,58%.