Kementerian LHK Temukan 525 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Kalimantan Barat (Kamis, 4 Juni 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 04/06/2026 11:13 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 525 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 58 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (4/6/2026) pukul 11.13 WIB. Dari 525 titik panas terdeteksi, 15 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 501 titik skala sedang, dan 9 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Indonesia Punya Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 81 titik. Aceh menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 66 titik. Kalimantan Timur berada di posisi ketiga sebanyak 44 titik panas.

Sebanyak 42 titik panas terdeteksi di Papua Selatan, Maluku Utara menyusul dengan 39 titik panas, serta Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan masing-masing memiliki 24 dan 21 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Tren Letusan Gunung Berapi dalam Beberapa Tahun Terakhir)

Data Pasar

Macro update by
04 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 18.010 +0.37
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Mar) 1,09 -6.17
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Pertumbuhan ekonomi (tw) (Q1) 5,61 +4.08
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...