Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Gunung Sitoli Turun 1,19% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 19/06/2026 17:38 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara sebesar 6,24% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,19% dari tahun sebelumnya sebesar 7,43%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,49%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Gunung Sitoli lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Gunung Sitoli yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,24% dari total penduduk.

Dibanding 32 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara, PoU di Kota Gunung Sitoli ada di urutan ke-14. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Padang Lawas (4,69%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Nias Selatan (9,53%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara pada 2025.

  1. Kabupaten Padang Lawas: 4,69%
  2. Kabupaten Karo: 4,7%
  3. Kabupaten Samosir: 4,96%
  4. Kabupaten Humbang Hasundutan: 5,22%
  5. Kabupaten Padang Lawas Utara: 5,55%
  6. Kabupaten Tapanuli Tengah: 5,62%
  7. Kabupaten Nias: 5,65%
  8. Kabupaten Labuhan Batu Selatan: 5,65%
  9. Kabupaten Pakpak Bharat: 5,71%
  10. Kabupaten Toba Samosir: 5,71%

(Baca: Proyeksi Jumlah Penduduk Bali Tahun 2025)

Data Pasar

Macro update by
19 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.796 +0.52
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...