Gunung Dukono Kembali Erupsi Hari Ini, Tinggi Letusan Capai 750 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Selasa (14/4/2026) pukul 12.01 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 2 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 750 meter di atas puncak (1.837 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 44,25 detik.
(Baca: Jumlah Kejadian Bencana Alam di Provinsi-Provinsi Pulau Jawa 2020-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 14 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 103 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 7-34 milimeter dan lama gempa 33,72-67,88 detik.
Kemudian, 3 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 15-25 milimeter s-p tidak teramati dan lama gempa 68,83-83,85 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-5 milimeter dominan 2 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.463 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (789 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 44 kali.
(Baca: Jumlah Korban Bencana Alam di Indonesia hingga 8 Juli 2025)