Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Kota Bengkulu Turun 6,43% pada 2024

1
Irfan Fadhlurrahman 23/10/2025 08:42 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu (2017-2024)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Bengkulu, Bengkulu mencapai 6,43% pada 2024.

Angka tersebut turun 3,38% dari tahun sebelumnya sebesar 9,81%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,85%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,27% pada 2024. Berarti, PoU di Kota Bengkulu lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Bengkulu yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,43% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 9 kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu, PoU di Kota Bengkulu ada di urutan ke-2. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Mukomuko (5,56%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepahiang (13,7%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bengkulu pada 2024.

  1. Kabupaten Mukomuko: 5,56%
  2. Kota Bengkulu: 6,43%
  3. Kabupaten Bengkulu Selatan: 9,42%
  4. Kabupaten Bengkulu Tengah: 9,48%
  5. Kabupaten Bengkulu Utara: 9,7%
  6. Kabupaten Seluma: 11,05%
  7. Kabupaten Kaur: 12,36%
  8. Kabupaten Lebong: 12,38%
  9. Kabupaten Rejang Lebong: 12,54%
  10. Kabupaten Kepahiang: 13,7%

(Baca: Sebaran Tempat Tinggal Penduduk Suku Bugis di Indonesia)

Data Populer

Loading...