20.639 Hotspot Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Sabtu, 12 September 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 12/09/2026 11:37 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 20.639 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 8577 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Sabtu (12/9/2026) pukul 11.37 WIB. Dari 20.639 titik panas terdeteksi, 1744 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 18097 titik skala sedang, dan 798 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Ketiga Dunia (Selasa, 6 Juni 2023))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Tengah sebanyak 9788 titik. Kalimantan Barat menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 2867 titik. Papua Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 2652 titik panas.

Sebanyak 1221 titik panas terdeteksi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur menyusul dengan 626 titik panas, serta Sumatera Selatan dan Maluku masing-masing memiliki 589 dan 532 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Mayoritas Warga Indonesia Akses Informasi Kualitas Udara dari Media Sosial)

Data Pasar

Macro update by
12 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.621 +0.15
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...