Waspada! Malam Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Kamis, 5 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Kamis (5/3/2026) pukul 19.00 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 8 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Kalimantan Barat Hasilkan Emisi CO2 dari Karhutla Terbanyak sampai Juli 2023)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 5 Maret 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 12 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 68-118 detik.
Kemudian, 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-6 milimeter dan lama gempa 58-64 detik serta 1 kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 20 milimeter dan lama gempa 3180 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 845 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 423 kali letusan.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)