Waspada! Siang Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Sabtu, 21 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (21/2/2026) pukul 13.54 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 56 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 107 detik.
(Baca: Tren Letusan Gunung Berapi dalam Beberapa Tahun Terakhir)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 21 Februari 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 20 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 56-131 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-8 milimeter dan lama gempa 44-51 detik serta 1 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 34 milimeter s-p 7 detik dan lama gempa 33 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 707 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 376 kali letusan.
(Baca: Negara dengan Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Pertama)