Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Pagar Alam Naik 2,06% Setahun Terakhir
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Pagar Alam , Sumatera Selatan sebesar 8,97% pada 2025.
Angka tersebut naik 2,06% dari tahun sebelumnya sebesar 6,91%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 8,06%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Pagar Alam lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kota Pagar Alam yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 8,97% dari total penduduk.
Dibanding 16 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Selatan, PoU di Kota Pagar Alam ada di urutan ke-15. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Palembang (3,58%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Empat Lawang (11,07%).
Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Selatan pada 2025.
- Kota Palembang: 3,58%
- Kabupaten Musi Banyuasin: 3,59%
- Kabupaten Lahat: 4,64%
- Kabupaten Banyuasin: 4,96%
- Kabupaten Ogan Ilir: 5,35%
- Kabupaten Muara Enim: 5,59%
- Kabupaten Musi Rawas Utara: 6,35%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: 6,48%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir: 6,86%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu: 7,07%
(Baca: Papua, Provinsi dengan Indeks Pembangunan Olahraga Tertinggi 2024)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % |
|---|