12.062 Hotspot Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Jumat, 11 September 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 11/09/2026 11:37 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 12.062 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 2869 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Jumat (11/9/2026) pukul 11.37 WIB. Dari 12.062 titik panas terdeteksi, 616 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 11096 titik skala sedang, dan 350 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Karhutla, Bencana Terbanyak di Indonesia sampai Awal September 2026)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Papua Selatan sebanyak 2977 titik. Kalimantan Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 2742 titik. Kalimantan Barat berada di posisi ketiga sebanyak 2068 titik panas.

Sebanyak 683 titik panas terdeteksi di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur menyusul dengan 521 titik panas, serta Maluku dan Sulawesi Tengah masing-masing memiliki 419 dan 306 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: 53 Armada Udara Dukung Pengendalian Karhutla di 6 Provinsi Prioritas)

Data Pasar

Macro update by
11 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.623 +0.16
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...