Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Pandeglang pada 2024 sebesar 9,18%, sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 9,27%. Dengan jumlah penduduk 1,41 juta jiwa, terdapat 113.450 jiwa penduduk miskin di kabupaten ini.
Pada 2024, pertumbuhan persentase kemiskinan di Pandeglang mengalami penurunan sebesar 0,97%. Secara historis, persentase kemiskinan tertinggi di Pandeglang terjadi pada 2006 sebesar 15,82%, sementara terendah pada 2024 sebesar 9,18%. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 9,26% dan lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 9,60%, angka kemiskinan saat ini menunjukkan penurunan. Urutan persentase kemiskinan Pandeglang secara nasional berfluktuasi, dengan peringkat terbaik ke-247 pada tahun 2021 dan terburuk ke-326 pada tahun 2012. Pada tahun 2024, Pandeglang berada pada urutan ke-260 se-Indonesia.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Sigi Periode 2010 - 2024)
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Banten yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, Pandeglang memiliki angka yang lebih tinggi dibandingkan Kota Serang (5,65%) dan Kabupaten Tangerang (6,55%), namun lebih rendah dari Kabupaten Lebak (8,44%).
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 8,44%, menempatkannya pada peringkat ke-290 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 111.710 jiwa dari total populasi 1,51 juta jiwa. Garis kemiskinan di Lebak adalah Rp440.705 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat Lebak adalah Rp25,97 juta per tahun, dengan pertumbuhan 4,66%. Penurunan persentase kemiskinan di Lebak sebesar 2,76% menunjukkan adanya perbaikan, meski masih menjadi tantangan tersendiri. Penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 2.47%, mengindikasikan upaya yang efektif dalam mengatasi kemiskinan.
(Baca: 29% Penduduk di Kabupaten Maybrat Masuk Kategori Miskin)
Kota Serang
Kota Serang memiliki persentase kemiskinan 5,65%, menempatkannya pada urutan ke-418 di Indonesia. Dengan jumlah penduduk 743.748 jiwa, terdapat 41.620 jiwa penduduk miskin. Garis kemiskinan di kota ini mencapai Rp540.786 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat Kota Serang tercatat sebesar Rp58,50 juta per tahun. Kota Serang menunjukkan penurunan persentase kemiskinan yang signifikan sebesar 8,87%, dengan penurunan jumlah penduduk miskin mencapai 7,49%.
Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang mencatat persentase kemiskinan sebesar 6,55% dan menduduki peringkat ke-376 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 266.430 jiwa dari total populasi 3,37 juta jiwa. Garis kemiskinan di Kabupaten Tangerang adalah Rp632.941 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat Tangerang adalah Rp54,73 juta per tahun. Kabupaten Tangerang mengalami penurunan persentase kemiskinan sebesar 5,48%, dengan penurunan jumlah penduduk miskin mencapai 3,58%.