Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan Sekitar 300 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin (2/2/2026) pukul 05.23 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru hanya sekali erupsi.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak (3.976 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 110 detik.
(Baca: 207 Ribu Rumah Terendam Banjir Awal 2026, Terbanyak di Jawa Tengah)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 2 Februari 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 26 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 71-132 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-6 milimeter dan lama gempa 63-68 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 2 milimeter dan lama gempa 385 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 426 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 225 kali letusan.
(Baca: Banjir dan Cuaca Ekstrem, Bencana Terbanyak di Indonesia pada 2025)