Gunung Ibu Kembali Erupsi Pagi Ini (Jumat, 13 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Jumat (13/2/2026) pukul 09.22 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 27 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 500 meter di atas puncak (1.825 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 47 detik.
(Baca: Negara dengan Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Pertama)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 13 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 115 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-28 milimeter dan lama gempa 36-97 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3 milimeter dan lama gempa 34 detik serta 13 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 35-147 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 583 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (301 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 242 kali.
(Baca: Tren Letusan Gunung Berapi dalam Beberapa Tahun Terakhir)