Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Bone Sulawesi Selatan semester 2025. Persentase penduduk miskin saat ini tercatat 9,13 persen, turun 0,45 poin dari tahun sebelumnya. Total penduduk miskin di wilayah ini sebanyak 69.730 jiwa, berkurang 3.300 jiwa dalam satu tahun terakhir.
(Baca: Harga Cabai Merah Besar (Per Kg) di Pasar Tradisional di Bali | 2026)
Selama periode 2004 hingga 2025, persentase kemiskinan Kabupaten Bone pernah mencapai titik tertinggi sebesar 18,84 persen pada tahun 2007. Angka terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Sepanjang 21 tahun data, pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2024 sebesar 9,02 persen.
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Bone secara nasional berada di urutan 246 dari 514 kabupaten kota seluruh Indonesia. Pada wilayah Sulawesi, wilayah ini menempati urutan 46. Dalam tiga tahun terakhir, rata-rata persentase kemiskinan sebesar 10,08 persen, angka 2025 tercatat lebih rendah dari rata-rata tersebut.
Kabupaten Barru
Berada pada ranking 289 secara nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 8,00 persen dengan penurunan sebesar 3,73 persen dalam setahun terakhir. Garis kemiskinan berada pada 426,79 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 56,39 juta rupiah per tahun. Total penduduk miskin tercatat 14.130 jiwa dengan penurunan sebesar 3,48 persen tahun ini.
Kabupaten Kepulauan Selayar
Ranking 189 secara nasional, persentase kemiskinan di wilayah ini tercatat 10,61 persen, hanya turun sedikit sebesar 1,67 persen selama setahun terakhir. Garis kemiskinan masyarakat berada pada 477,79 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita tahunan sebesar 62,11 juta rupiah. Total penduduk miskin sebanyak 14.770 jiwa.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Lampung 2018 - 2025)
Kabupaten Maros
Pada urutan 250 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 8,90 persen dengan penurunan 4,51 persen dalam satu tahun. Garis kemiskinan wilayah ini merupakan yang tertinggi di antara kelompok kabupaten ini, yaitu 560,17 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita juga tertinggi yaitu 71,36 juta rupiah per tahun, dengan total penduduk miskin 32.670 jiwa.
Kabupaten Pinrang
Berada pada ranking 274 nasional, persentase kemiskinan tercatat 8,38 persen dengan penurunan 1,99 persen tahun ini. Garis kemiskinan sebesar 426,62 ribu rupiah per kapita per bulan, menjadi yang terendah di kelompok wilayah ini. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 66,89 juta rupiah per tahun, dengan total penduduk miskin 32.520 jiwa.
Kabupaten Tana Toraja
Ranking 191 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 10,54 persen dengan penurunan 2,32 persen dalam setahun. Garis kemiskinan sebesar 435,95 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat merupakan yang terendah di kelompok ini yaitu hanya 36,98 juta rupiah per tahun, dengan total penduduk miskin sebanyak 25.820 jiwa.
Kabupaten Toraja Utara
Pada urutan 220 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 10,05 persen dengan penurunan 6,34 persen tahun ini, menjadi penurunan terbesar di antara seluruh kabupaten dalam kelompok ini. Garis kemiskinan sebesar 435,30 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 50,62 juta rupiah per tahun, dengan total penduduk miskin 24.480 jiwa.