Kemendikbud merilis data hasil penerimaan siswa baru jalur prestasi raport jenjang SMA Provinsi Jawa Barat tahun 2025, khusus untuk kelompok 10 siswa dengan urutan nilai akhir terendah yang masih lolos seleksi SMAN 1 Kota Depok. Pada kelompok ini, nilai ujian terstandar tercatat berada pada rentang 220 hingga 230 poin, dengan rata-rata perolehan sebesar 228 poin. Nilai terendah pada daftar 10 besar terbawah ini berada di angka 220 poin.
Nilai ujian terstandar pada data ini merupakan hasil ujian resmi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kelompok siswa dalam daftar ini merupakan batas ambang kelulusan, dimana nilai tes terstandar yang lebih rendah dapat tertolong dengan rata-rata nilai raport yang tinggi, begitupun sebaliknya nilai tes tinggi dapat tertarik turun akibat catatan raport yang kurang memadai.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
(Baca: Nilai Ekspor SITC Kode 23 Karet Mentah, Sintetis dan Pugaran Periode 2020-2026)
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut merupakan daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 1 Kota Depok melalui jalur prestasi. Seluruh nama dalam daftar ini menempati urutan 10 besar terbawah nilai akhir keseluruhan, namun tetap memenuhi standar kelulusan seleksi tahun ini. Tes terstandar yang diikuti menggunakan 30 butir soal dengan bobot setiap soal 10 poin, sehingga skor maksimal yang dapat dicapai adalah 300 poin.
Nikita Leisya Azira
Siswa berprestasi asal SMP Negeri 2 Depok ini menempati urutan nilai 73 secara keseluruhan. Ia berhasil memperoleh nilai ujian terstandar sebesar 230 poin, yang berarti tidak menjawab dengan benar sebanyak 7 soal pada tes tersebut. Jarak tempat tinggal Nikita menuju SMAN 1 Kota Depok tercatat sebesar 1,23 km.
Skor Nilai Raport: 463.273
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.64
Fathma Shofa Nabila
Berasal dari Smps Islam Alhamidiyah, Fathma menduduki urutan nilai 74 dalam seleksi ini. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 230 poin, dimana ia tidak berhasil menebak jawaban tepat untuk 7 butir soal. Jarak domisili menuju sekolah pilihan tercatat sebesar 1,56 km.
Skor Nilai Raport: 465.818
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 347.91
Kerenhapukh Gloria Zai
Siswa asal SMP Negeri 1 Cileungsi ini berada pada urutan nilai 75. Dengan nilai ujian terstandar 230 poin, Kerenhapukh memiliki jarak tempat tinggal sejauh 17,70 km menuju SMAN 1 Kota Depok.
Skor Nilai Raport: 462.0
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.0
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Banten 2018 - 2025)
Hafizah Adinda Putri
Lulusan SMP IT Rahmaniyah ini menduduki urutan nilai 76. Hafizah memperoleh nilai ujian terstandar 230 poin, dengan jarak domisili menuju sekolah sebesar 2,08 km.
Skor Nilai Raport: 462.25
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.13
Joynasya Devina Johan
Berasal dari Mts Negeri 4 Jakarta, Joynasya menempati urutan nilai 77. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 230 poin, dengan jarak tempat tinggal 3,45 km menuju SMAN 1 Kota Depok.
Skor Nilai Raport: 463.625
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.81
Aflah Naufalsyah
Siswa lulusan SMP Negeri 3 Depok ini berada pada urutan nilai 78. Aflah memperoleh nilai ujian terstandar 230 poin, dengan jarak domisili menuju sekolah sebesar 3,66 km.
Skor Nilai Raport: 462.727
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.36
Kirana Bunga Adnyana
Lulusan SMP Negeri 26 Depok ini menduduki urutan nilai 79. Kirana mendapatkan nilai ujian terstandar 230 poin, dengan jarak tempat tinggal 2,06 km menuju sekolah pilihan.
Skor Nilai Raport: 460.909
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 345.45
Muhammad Rafi Athaya
Berasal dari SMP Islam Terpadu Nurul Fikri, Rafi menempati urutan nilai 80. Ia memperoleh nilai ujian terstandar 230 poin, dengan jarak domisili menuju SMAN 1 Kota Depok sebesar 6,00 km.
Skor Nilai Raport: 459.682
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 344.84
Istnaini Hasna Habibah
Siswa asal SMP IT Rahmaniyah ini berada pada urutan nilai 81. Istnaini memperoleh nilai ujian terstandar 220 poin, yang berarti tidak menjawab dengan benar sebanyak 8 soal pada tes tersebut. Jarak tempat tinggalnya menuju sekolah tercatat sebesar 27,70 km.
Skor Nilai Raport: 473.564
Nilai Ujian Terstandar: 220
Nilai Akhir: 346.78
Ratifa Bella Khairunnisa
Lulusan SMP Negeri 32 Depok ini menduduki urutan nilai 82, sebagai urutan terakhir yang masih lolos seleksi. Ratifa memperoleh nilai ujian terstandar 220 poin, dengan jarak domisili menuju sekolah sebesar 2,51 km.
Skor Nilai Raport: 474.182
Nilai Ujian Terstandar: 220
Nilai Akhir: 347.09