Jumlah Sekolah SMA di Banten | 2025

1
Agus Dwi Darmawan 02/05/2026 12:23 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di Banten 2018 - 2025
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA Provinsi Banten menunjukkan tren penambahan konsisten sejak tahun 2018. Dari 545 unit pada 2018, angka ini bertambah bertahap menjadi 607 unit pada 2023, lalu naik 3 unit menjadi 610 unit pada tahun 2024. Hingga periode laporan 2025, data jumlah sekolah SMA untuk tahun tersebut belum tercatat secara resmi.

(Baca: Jumlah Perceraian di Gorontalo Periode 2019-2024)

Pada tahun 2024, total 610 unit sekolah SMA di Banten terdiri dari 161 unit SMA Negeri dan 449 unit SMA Swasta. SMA Swasta mendominasi dengan persentase 73,6% dari total seluruh sekolah, sementara SMA Negeri hanya mencakup 26,4%. Terjadi penambahan 3 unit SMA Swasta dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan jumlah SMA Negeri stagnan tanpa perubahan jumlah.

Jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Banten tercatat 595.520 jiwa pada tahun 2023, angka ini turun sekitar 36.480 jiwa dibandingkan tahun 2020. Secara nasional, Banten secara konsisten menempati urutan ke-5 untuk kategori jumlah penduduk usia sekolah SMA sepanjang periode 2018 hingga 2023, menjadikan wilayah ini memiliki beban layanan pendidikan menengah atas yang tinggi.

(Baca: Harga Telur Ayam Ras Segar di 10 Provinsi Ini Paling Mahal (Jumat, 1 Mei 2026))

Untuk tenaga pendidik tahun 2024, total guru SMA di Banten tercatat 12.734 orang, hanya turun 3 orang dibandingkan tahun 2023. Terdapat tren berlawanan antara sekolah negeri dan swasta: jumlah guru dan kepala sekolah SMA Negeri turun 0,5% menjadi 6.596 orang, sebaliknya tenaga pendidik SMA Swasta naik 0,5% menjadi 6.138 orang pada periode yang sama.

Angka Partisipasi Murni SMA Banten pada tahun 2025 tercatat sebesar 65%, mengalami peningkatan 2,8 poin persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan partisipasi pendidikan ini terjadi di tengah pertumbuhan jumlah sekolah yang tergolong lambat, serta tren penurunan jumlah penduduk usia sekolah yang tercatat selama 3 tahun terakhir.

Data Populer

Loading...