Harga Komoditas Nikel untuk Kontrak 3 Bulan ke Depan Naik Selama Tiga Hari Terakhir
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan untuk transaksi Kamis, 23 April 2026 naik. Perdagangan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan hari ini tercatat US$18.625 per ton. Angka ini lebih tinggi dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang berada di angka US$18.380 per ton. Kondisi saat ini serupa dengan pergerakan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan dalam tiga hari terakhir yang sedang dalam tren naik.
Seminggu terakhir, pergerakan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan tumbuh 3,76% dengan rata-rata harga transaksi harian adalah US$18,38 ribu per ton. Sedangkan terhadap harga di awal tahun, harga komoditas nikel ini telah tumbuh 10,11%. Bahkan dari harga tertingginya tahun ini di US$17.350 per ton, harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan telah turun 7,35%.
Secara tahunan, rata-rata perdagangan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan dalam lima tahun terakhir dalam tren turun. Sementara itu, untuk pantauan harga secara bulanan, transaksi dalam 12 bulan terakhir cenderung naik. Tertinggi, harga rata-rata bulanan komoditas komoditas nikel pernah tercatat yakni pada Januari 2026 diharga US$18,03 ribu per ton.
(Baca: Harga Perak Pagi Hari Diperdagangkan US$75,43 /Troy Ons (Jumat, 24 April 2026))
Melansir berita Katadata sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksikan nilai ekspor turunan nikel dapat mencapai US$60 miliar atau sekitar Rp927,84 triliun pada 2025. Hal tersebut disebabkan oleh hilirisasi nikel menjadi mobil listrik atau EV. Pada 2022, nilai ekspor nikel dan turunannya mencapai US$ 34,28 miliar atau Rp 530,1 triliun.