Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Persentase penduduk miskin sedikit turun dari 18,73 persen (2023) menjadi 18,45 persen. Jumlah penduduk miskin sedikit turun 60 orang menjadi 33.290 orang, sementara jumlah penduduk naik 2.376 orang menjadi 204.106 jiwa. Pertumbuhan persentase kemiskinan adalah -1,49 persen, dengan rank seindonesia urutan ke-61 dan rank di pulau Papua ke-32.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Aceh Timur Periode 2004 - 2024)
Dari data historis kemiskinan periode 2004-2024, persentase kemiskinan tertinggi terjadi di 2009 (40,8 persen) dengan pertumbuhan tertinggi 53,04 persen. Terendah terjadi di 2024 (18,45 persen) dengan pertumbuhan terendah di 2012 (-13,49 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 19,03 persen, lebih rendah daripada rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 19,56 persen. Rank seindonesia bergeser dari urutan ke-77 (2004) ke urutan ke-17 (2009) sebelum kembali ke urutan ke-61 pada 2024.
Dibandingkan kabupaten tetangga di Papua Barat, persentase kemiskinan Kabupaten Manokwari (18,45 persen) lebih rendah daripada Kabupaten Fak Fak (20,86 persen), Manokwari Selatan (26,83 persen), dan Teluk Bintuni (26,99 persen), tapi lebih tinggi daripada Kabupaten Kaimana (14,41 persen). Jumlah penduduk miskinnya (33.290 orang) lebih banyak daripada semua kabupaten tetangga tersebut.
Kabupaten Fak Fak
Menempati urutan ke-52 rank seindonesia persentase kemiskinan sebesar 20,86 persen, sedikit turun 2,43 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskinnya 17.670 orang, lebih sedikit daripada Kabupaten Manokwari. Jumlah penduduknya 92.850 jiwa, naik 2,84 persen tahun lalu. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 725,26 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar 69,98 juta rupiah per tahun yang naik 6,89 persen.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Barat 2015 - 2024)
Kabupaten Kaimana
Berada di urutan ke-107 rank seindonesia persentase kemiskinan sebesar 14,41 persen, sedikit turun 1,1 persen tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskinnya 10.060 orang, jauh lebih sedikit daripada Kabupaten Manokwari. Jumlah penduduknya 64.140 jiwa, turun 2,12 persen. Garis kemiskinan di sini adalah 682,23 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar 46,45 juta rupiah per tahun yang naik 4,36 persen.
Kabupaten Manokwari Selatan
Menempati urutan ke-28 rank seindonesia persentase kemiskinan sebesar 26,83 persen, sedikit turun 3,49 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskinnya 7.640 orang, paling sedikit di antara kabupaten tetangga. Jumlah penduduknya 38.305 jiwa, naik 1,67 persen tahun lalu. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 734,25 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita terendah sebesar 26,23 juta rupiah per tahun yang naik 7,61 persen.
Kabupaten Teluk Bintuni
Berada di urutan ke-27 rank seindonesia persentase kemiskinan sebesar 26,99 persen, sedikit turun 4,43 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskinnya 19.330 orang, lebih sedikit daripada Kabupaten Manokwari tapi lebih banyak dari lainnya. Jumlah penduduknya 83.074 jiwa, naik 1,87 persen tahun lalu. Garis kemiskinan di sini adalah 794,29 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita tertinggi sebesar 574,98 juta rupiah per tahun yang naik 31,02 persen.