Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Kabupaten Aceh Timur tahun 2024 sebesar 13,26 persen, sedikit turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 13,39 persen. Jumlah penduduk miskin tahun ini mencapai 60.860 orang, sementara jumlah penduduk keseluruhan mencapai 454.723 jiwa, dengan pertumbuhan penduduk sebesar 2,03 persen dari tahun 2023.
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Laptop Kota Periode 2013-2024)
Persentase kemiskinan tahun 2024 ini lebih rendah dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (13,52 persen) dan rata-rata 5 tahun terakhir (13,82 persen). Sejak 2004 hingga 2024, persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada 2004 sebesar 29,98 persen, sedangkan terendah pada tahun ini. Pertumbuhan persentase kemiskinan terendah (paling negatif) terjadi pada 2008 turun 14,56 persen, dan tertinggi (paling positif) pada 2006 sebesar 1,5 persen. Peringkat se-Indonesia untuk persentase kemiskinan Aceh Timur tahun 2024 adalah 138, sedikit meningkat dari peringkat 146 pada tahun 2023.
Dibandingkan kabupaten tetangga di provinsi Aceh, persentase kemiskinan Aceh Timur hampir sama dengan Kabupaten Aceh Besar (13,21 persen) dan lebih rendah dari Kabupaten Aceh Tengah (14,27 persen). Jumlah penduduk miskinnya lebih banyak dibandingkan semua tetangga kecuali Kabupaten Aceh Besar yang memiliki 58.980 orang.
Kabupaten Aceh Barat Daya
Menempati peringkat 94 se-Indonesia untuk persentase kemiskinan sebesar 15,32 persen, dengan jumlah penduduk miskin 24.440 orang dari total penduduk 154.997 jiwa. Garis kemiskinan di wilayah ini mencapai Rp516,95 ribu per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan sebesar Rp33,72 juta. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun sedikit turun 0,71 persen, sedangkan pertumbuhan penduduk hanya 0,29 persen, yang lebih rendah dibandingkan Kabupaten Aceh Timur.
Kota Sabang
Peringkat 105 se-Indonesia dengan persentase kemiskinan 14,58 persen, jumlah penduduk miskin hanya 5.170 orang dari total 42.717 jiwa. Garis kemiskinan tertinggi di antara tetangga Aceh Timur sebesar Rp725,96 ribu per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita tahunan Rp42,81 juta. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun sedikit -0,07 persen, namun penduduk justru menurun turun 1,56 persen, yang menjadi perbedaan signifikan dengan wilayah lain di sekitarnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Langsa Periode 2004 - 2024)
Kabupaten Aceh Besar
Peringkat 140 se-Indonesia, persentase kemiskinan 13,21 persen yang hampir sama dengan Aceh Timur. Jumlah penduduk miskin 58.980 orang dari total 439.048 jiwa, dengan garis kemiskinan Rp586,86 ribu per kapita per bulan dan pendapatan per kapita tahunan Rp42,99 juta. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun turun 1,27 persen, lebih besar dibandingkan Aceh Timur, dan pertumbuhan penduduk 1,52 persen yang lebih rendah dari Aceh Timur.
Kabupaten Aceh Jaya
Peringkat 159 se-Indonesia dengan persentase kemiskinan 12,25 persen, jumlah penduduk miskin 12.240 orang dari total 100.674 jiwa. Garis kemiskinan Rp536,09 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita tahunan Rp36,36 juta. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun turun 1,37 persen, yang paling signifikan di antara tetangga Aceh Timur, dan pertumbuhan penduduk 2,38 persen yang lebih tinggi dari Aceh Timur.
Kabupaten Aceh Tamiang
Peringkat 161 se-Indonesia dengan persentase kemiskinan terendah di antara tetangga Aceh Timur sebesar 12,17 persen. Jumlah penduduk miskin 37.760 orang dari total 310.483 jiwa, garis kemiskinan Rp583,29 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita tahunan Rp37,35 juta. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun turun 1,59 persen, dan pertumbuhan penduduk 1,5 persen yang lebih rendah dari Aceh Timur.
Kabupaten Aceh Tengah
Peringkat 112 se-Indonesia dengan persentase kemiskinan 14,27 persen, jumlah penduduk miskin 31.850 orang dari total 230.771 jiwa. Garis kemiskinan Rp626,09 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita tahunan Rp47,28 juta yang tertinggi di antara tetangga Aceh Timur. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun turun 0,76 persen, dan pertumbuhan penduduk 3,05 persen yang paling tinggi di antara wilayah tetangga.