Jumlah pekerja di Kabupaten Lombok Timur mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir sedangkan dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 623,66 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 775,96 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Halmahera Barat Menurut Sektor pada 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Lombok Timur pada Desember 2024, bertambah 0,06% menjadi 2,53% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Lombok Timur dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 633,23 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 706,68 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 796,09 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 397 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Lombok Timur tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,2 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,31 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Lombok Timur:
Jumlah penduduk di Kabupaten Lombok Timur tercatat 1,43 juta jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 3,53%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,66%.
(Baca: BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Bengkulu Turun 1,1%(Data Desember 2025))
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Nusa Tenggara Barat, kabupaten/kota ini merupakan yang tertinggi baik dilingkup antar kabupaten/kota lain di provinsi ini, maupun di pulau Nusa Tenggara dan Bali sedangkan jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan satu.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Lombok Timur pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 106,88 ribu jiwa (7,49%)
- Umur 5-9 tahun 141,73 ribu jiwa (9,93%)
- Umur 10-14 tahun 137,23 ribu jiwa (9,61%)
- Umur 15-19 tahun 91,05 ribu jiwa (6,38%)
- Umur 20-24 tahun 114,8 ribu jiwa (8,04%)
- Umur 25-29 tahun 102,2 ribu jiwa (7,16%)
- Umur 30-34 tahun 109,2 ribu jiwa (7,65%)
- Umur 35-39 tahun 119,6 ribu jiwa (8,38%)
- Umur 40-44 tahun 120,89 ribu jiwa (8,47%)
- Umur 45-49 tahun 103,78 ribu jiwa (7,27%)
- Umur 50-54 tahun 83,66 ribu jiwa (5,86%)
- Umur 55-59 tahun 63,78 ribu jiwa (4,47%)
- Umur 60-64 tahun 48,31 ribu jiwa (3,38%)
- Umur 65-69 tahun 33,86 ribu jiwa (2,37%)
- Umur 70-74 tahun 23,88 ribu jiwa (1,67%)
- Umur lebih dari 75 tahun 27 ribu jiwa (1,89%)