- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Tengah mencatat bahwa jumlah sekolah SMA di provinsi ini mengalami peningkatan pada tahun 2024. Berdasarkan data historis, tahun 2023 terdapat 56 unit sekolah SMA, sedangkan pada tahun 2024 menjadi 60 unit, artinya penambahan 4 sekolah dibandingkan tahun sebelumnya. Sebelum tahun 2023, tidak ada data tersedia mengenai jumlah sekolah SMA di provinsi ini. Secara nasional, urutan jumlah sekolah SMA Papua Tengah tetap berada di peringkat 37 pada tahun 2023 dan 2024.
(Baca: Statistik Penduduk Beragama Hindu di Riau 2019-2024)
Dari 60 sekolah SMA di Papua Tengah tahun 2024, 31 di antaranya adalah SMA Negeri dan 29 adalah SMA Swasta. Dibandingkan tahun 2023, SMA Negeri mengalami pertumbuhan sebesar 10,7% (dari 28 menjadi 31), sedangkan SMA Swasta hanya tumbuh 3,6% (dari 28 menjadi 29). Secara persentase, SMA Negeri menyumbang sekitar 51,7% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA Swasta sekitar 48,3%, sehingga jumlah sekolah negeri sedikit lebih banyak dibanding swasta.
Data BPS menunjukkan bahwa pada tahun 2023, jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di Papua Tengah mencapai 84.470 jiwa. Tidak ada data tersedia untuk tahun 2024 maupun tahun sebelum 2023. Secara nasional, provinsi ini berada di peringkat 29 pada tahun 2023 berdasarkan jumlah penduduk usia sekolah SMA. Jumlah sekolah yang ada masih perlu diperluas untuk menampung jumlah anak usia sekolah yang cukup besar.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat 2018 - 2024)
Pada tahun 2024, jumlah guru SMA di Papua Tengah mencapai 1.089 orang, naik 4% dibanding tahun 2023 yang sebesar 1.047 orang. Di antara itu, jumlah kepala sekolah dan guru SMA Negeri sebesar 723 orang (naik 5,7% dari 684 orang tahun 2023), sedangkan yang SMA Swasta 366 orang (naik 0,8% dari 363 orang). Pertumbuhan guru negeri lebih tinggi dibanding swasta, sejalan dengan pertumbuhan jumlah sekolah negeri yang lebih signifikan.