KLHK Deteksi 2.054 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Kalimantan Barat (Jumat, 25 Juli 2025)

1
Irfan Fadhlurrahman 25/07/2025 11:51 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 2.054 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 357 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Jumat (25/7/2025) pukul 11.51 WIB. Dari 2.054 titik panas terdeteksi, 143 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 1865 titik skala sedang, dan 46 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Kualitas Udara Banda Aceh Paling Bersih di Indonesia Pagi Ini (21/7))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 817 titik. Kalimantan Utara menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 155 titik. Kalimantan Timur berada di posisi ketiga sebanyak 132 titik panas.

Sebanyak 132 titik panas terdeteksi di Riau, Aceh menyusul dengan 124 titik panas, serta Nusa Tenggara Timur dan Sumatera Selatan masing-masing memiliki 76 dan 72 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Kualitas Udara Jawa Timur Jumat Pagi (11/7) Terburuk di Indonesia)

Data Populer

Loading...