Ekspor Kendaraan selain Kereta Api atau Trem Rolling Stock Indonesia ke Jamaika Naik Menjadi US$ 23,28 Juta
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Jamaika US$ 37,23 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 3,79% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 35,87 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Jamaika, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Tahun 2023 merupakan catatan sejarah dengan rekor nilai ekspor tertinggi.
(Baca: Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Indonesia ke Mauritania Naik Menjadi US$ 129,3 Juta)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Jamaika, 35 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 30 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Jamaika. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Jamaika. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori
- Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya
- Kertas dan Paperboard
- Mebel
- Kayu dan barang -barang kayu
Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori dengan kode HS 87. Ekspor produk ini ke Jamaika berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengekspor sebanyak US$ 23,28 juta. Nilai ekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 11.017 ribu.
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya. Nilai ekspor dari Jamaika pada 2023 tercatat US$ 5,25 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 12.457 ribu.
Ekspor produk lainnya adalah Kertas dan Paperboard senilai US$ 2,02 juta. Nilai ekspor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 3.717 ribu. Selain Jamaika, Indonesia juga mengandalkan ekspor Kertas dan Paperboard ke Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Inggris dan Italia. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.
(Baca: Harga Komoditas Nikel untuk Kontrak 3 Bulan ke Depan Naik Tiga Hari Berurutan)
Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke satu negara. Ekspor Mebel ke negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan ekspor US$ 1,8 juta. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Inggris dan Kanada.
Ekspor Kayu dan barang -barang kayu ke Jamaika, saat ini merupakan yang terbesar. Untuk tujuan negara ini, Indonesia melakukan ekspor US$ 1,13 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan ekspor Kayu dan barang -barang kayu dengan nilai terbesar adalah Amerika Serikat, Cina, Jepang, Jerman dan Inggris.