Pengeluaran masyarakat untuk membeli kentang di kota Mataram pada 2023 sebesar Rp388.96 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp568.62 per kapita per minggu.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Metro Bulan April Naik 1,07%)
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
(Baca: Rata-Rata Anggaran Penduduk Kab. Teluk Bintuni untuk Membeli Beras Rp22,31 Ribu per Kapita per Minggu)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok umbi-umbian di kota Mataram dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk ketala pohon/singkong Rp574.98 per kapita per minggu, kentang Rp388.96 per kapita per minggu, ketela rambat/ubi jalar Rp349,08 per kapita per minggu, talas/keladi Rp179.58 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk gaplek Rp5,65 per kapita per minggu
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli kentang tertinggi adalah di kabupaten Tolikara dan terendah di kabupaten Muna Barat. Sedangkan untuk kota Mataram ini, nominal pengeluaran untuk membeli kentang berada di urutan 297. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli kentang adalah Rp257,5 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli kentang:
- Tolikara Rp5.012,54
- Lanny Jaya Rp3579.7
- Kerinci Rp3.305,48
- Kota Sungai Penuh Rp2700.9
- Pegunungan Arfak Rp2.624,66
- Nagan Raya Rp2.584,73
- Solok Rp2.544,64
- Solok Selatan Rp2.535,97
- Kota Sawahlunto Rp2.223,93
- Bener Meriah Rp2.185,33