Apa Merek Laptop Paling Populer di Indonesia? Ini Hasil Surveinya
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Berdasarkan hasil survei Kurious dari Katadata Insight Center (KIC), Asus merupakan merek laptop terpopuler di Indonesia.
Sebanyak 80,9% responden mengetahui merek laptop Asus. Dua merek laptop lainnya yang paling populer di Tanah Air adalah Acer dan Lenovo, masing-masing diketahui oleh 79,2% dan 74,5% responden.
Di sisi lain, tingkat pengenalan terhadap merek laptop lainnya lebih rendah seperti terlihat pada grafik.
Mayoritas responden (76,7%) mengingat merek laptop karena menggunakan beberapa produk dari merek tersebut. Adapun responden yang mengenali merek laptop lewat melihat iklannya di televisi jauh lebih sedikit (40%).
Meskipun paling populer, tapi Asus bukan merek laptop yang paling banyak digunakan di Indonesia menurut survei Kurious-KIC. Tercatat, Acer menempati posisi teratas merek laptop yang paling banyak digunakan oleh responden dalam setahun terakhir dengan proporsi mencapai 34,3%.
Asus menempati peringkat kedua dengan digunakan oleh 32,6% responden, sedangkan Lenovo, HP, Dell, Samsung, Apple, Axioo, Xiaomi, MSI, dan Microsoft hanya digunakan oleh sekitar 26,7% sampai 1,7% responden.
Kurious-KIC mensurvei 885 responden yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan proporsi responden laki-laki 49,2% dan perempuan 50,8%.
Lebih dari separuh responden berada di Pulau Jawa selain Jakarta (61,4%), kemudian di Jakarta (14,6%), dan Sumatra (12,4%). Responden yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, dan Maluku-Papua di rentang 0,7% - 3,3%.
Sebagian besar responden berusia antara 35-44 tahun (31,4%), diikuti kelompok 25-34 tahun (29,2%) dan kelompok 45-54 tahun (23,2%).
Adapun survei dilakukan pada 28 Februari - 9 Maret 2023 menggunakan metode computer-assisted web interviewing (CAWI), dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 3,29% dan tingkat kepercayaan 95%.
(Baca: Hanya 18% Rumah Tangga yang Punya Komputer atau Laptop pada 2022)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |