Statistik data Covid-19 di Eropa minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, tujuh negara masih mencatatkan penambahan kematian dan tujuh negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Asia Seminggu 721 Jiwa, Tertinggi di Iran (Republik Islam))
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Slovenia, Austria, Bulgaria, Spanyol dan Jerman. Total kematian di lima negara tersebut per Senin, 13 Maret 2023 sebanyak 820 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas 12,82 persen.
Slovenia mencatatkan penambahan kematian tertinggi di Eropa dengan pertumbuhan mingguan mencapai 66,67 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak lima jiwa, bertambah dibandingkan pekan sebelumnya yang dilaporkan hanya tiga jiwa.
Setelahnya Austria di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, kematian di negara ini tumbuh 51,72 persen. Sedangkan untuk data harian angka kematian di negara ini turun 16,98% dibanding hari sebelumnya yang tercatat 53 jiwa.
Selanjutnya, kematian di Bulgaria naik 50%, Spanyol dengan kematian 99 jiwa (naik 39,44%) dan Jerman dengan kematian 660 jiwa (naik 12,82%).
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Asia Seminggu 683 Jiwa, Tertinggi di Iran (Republik Islam))
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Eropa terjadi di Jerman dengan 660 kematian. Laporan kematian di negara ini naik 12,82% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar kematian di Rusia tercatat 288 jiwa naik 9,51%, kematian di Perancis tercatat 133 jiwa turun 13,07%, Spanyol dengan kematian 99 jiwa (naik 39,44%) dan Polandia dengan kematian 78 jiwa (turun 7,14%).
Total kematian di Eropa selama tujuh hari terakhir tercatat 1.478 jiwa. Angka ini mencakup 46,65 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 3.168 jiwa. Angka kematian di Eropa tercatat naik dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 1.367 jiwa.