Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) tahun 2024 sebesar 118.305 Rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 127.936 Rupiah per kapita sebulan. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya turun 9.631 Rupiah, yang menjadi alasan penurunan tersebut.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Banyuasin Periode 2004 - 2024)
Pengeluaran makanan dan minuman jadi di OKU Selatan mengalami fluktuasi selama tujuh tahun terakhir. Tahun 2018, pengeluaran berada di level 73.231 Rupiah per kapita sebulan, kemudian naik sebesar 24,5 persen menjadi 91.153 Rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran sedikit turun sebesar 5,3 persen menjadi 86.297 Rupiah, lalu sedikit turun lagi 1,1 persen menjadi 85.316 Rupiah pada 2021. Tahun 2022, pengeluaran naik 17,2 persen menjadi 99.974 Rupiah, dan mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2023 sebesar 127.936 Rupiah dengan pertumbuhan 28 persen sebelum turun kembali pada 2024.
Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di OKU Selatan tahun 2024 sebesar 128.828 Rupiah. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 91,8 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa tersebut. Selain itu, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi juga lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan (21.747 Rupiah) dan perawatan (29.349 Rupiah), namun lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk rokok dan tembakau (116.899 Rupiah) dan sabun mandi (40.171 Rupiah).
Di tingkat provinsi Sumatera Selatan, OKU Selatan menempati rank ke-17 dari 17 kabupaten/kota untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Di tingkat nasional, kabupaten ini berada di rank ke-445, dan di tingkat pulau Sumatera berada di rank ke-148. Dibandingkan kabupaten lain di provinsi, OKU Selatan memiliki pengeluaran terendah bersama dengan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (118.704 Rupiah), yang hanya sedikit lebih tinggi dari OKU Selatan.
Lima kabupaten/kota dengan pengeluaran makanan dan minuman jadi tertinggi di Sumatera Selatan tahun 2024 adalah Kota Palembang (260.575 Rupiah), Kabupaten Banyuasin (201.407 Rupiah), Kabupaten Musi Banyuasin (184.680 Rupiah), Kabupaten Lahat (184.364 Rupiah), dan Kota Lubuk Linggau (181.076 Rupiah). Kota Palembang mengalami penurunan 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara Kabupaten Musi Banyuasin mengalami kenaikan signifikan sebesar 33,2 persen. Semua lima kabupaten/kota ini tetap mempertahankan rank teratas di provinsi tanpa perubahan urutan dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Top 10 Selebgram dengan Follower Terbanyak 07 Mar 2026)
Kota Palembang
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Palembang tahun 2024 sebesar 861.308 Rupiah, naik sebesar 10,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 779.491 Rupiah. Kota Palembang menempati rank ke-1 di provinsi untuk kategori ini. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Palembang tahun 2024 sebesar 1.676.313 Rupiah, turun sebesar 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Palembang tahun 2024 sebesar 815.005 Rupiah, naik sebesar 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Semua indikator ini menunjukkan bahwa Kota Palembang masih menjadi wilayah dengan pengeluaran tertinggi di provinsi Sumatera Selatan.
Kabupaten Musi Banyuasin
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2024 sebesar 629.974 Rupiah, naik sebesar 23,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 510.001 Rupiah. Kabupaten ini menempati rank ke-2 di provinsi untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2024 sebesar 1.402.383 Rupiah, naik sebesar 3,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2024 sebesar 772.408 Rupiah, naik sebesar 25,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang signifikan pada pengeluaran makanan menunjukkan bahwa masyarakat di kabupaten ini semakin banyak mengalokasikan dana untuk kebutuhan pokok.
Kabupaten Banyuasin
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Banyuasin tahun 2024 sebesar 523.918 Rupiah, hampir stagnan dengan peningkatan 0 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 523.706 Rupiah. Kabupaten ini menempati rank ke-8 di provinsi untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Banyuasin tahun 2024 sebesar 1.296.187 Rupiah, turun sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Banyuasin tahun 2024 sebesar 772.269 Rupiah, naik sebesar 8,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan pengeluaran makanan meskipun total pengeluaran turun menunjukkan bahwa masyarakat lebih fokus pada kebutuhan pokok.
Kabupaten Lahat
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Lahat tahun 2024 sebesar 558.761 Rupiah, naik sebesar 10,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 504.813 Rupiah. Kabupaten ini menempati rank ke-6 di provinsi untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Lahat tahun 2024 sebesar 1.312.608 Rupiah, turun sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Lahat tahun 2024 sebesar 753.848 Rupiah, naik sebesar 22,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan pengeluaran makanan yang signifikan meskipun total pengeluaran turun menunjukkan pergeseran prioritas masyarakat ke arah kebutuhan pokok.