GISAID mencatat, perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di Indonesia telah mencapai 31.383 kasus per Selasa, 27 Desember 2022. Varian Omicron di Indonesia ini memiliki selisih 76 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Secara mingguan, kasus di Indonesia ini tumbuh 2,49 persen.
(Baca: Total Test Covid-19 Indonesia Urutan Ke-5 di Asia)
Dengan jumlah varian Omicron tersebut, menempatkan posisi Indonesia berada di urutan pertama di Asia Tenggara. Negara dengan kasus Omicron tertinggi di Asia Tenggara masih ditempati Malaysia sebanyak 25.522 kasus.
Setelahnya Thailand di urutan ketiga. Dibandingkan pekan sebelumnya, jumlah kasus Omicron di negara ini tumbuh 3,85 persen. Sedangkan untuk data harian angka jumlah kasus Omicron di negara ini kemarin tercatat 21.784 jiwa, jumlah kasus Omicron di Singapura naik 1,06 persen menjadi 17.000 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, jumlah kasus Omicron di Filipina turun 0,04 persen menjadi 12.129 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan jumlah kasus Omicron di Vietnam naik 2,22 persen menjadi 4.791 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Kematian karena Covid-19 Mingguan Indonesia Urutan Ke-6 di Asia)
Adapun laporan GISAID menyebutkan, telah mendeteksi kasus Covid-19 Omicron di seluruh dunia dengan jumlah total mencapai 6,98 juta kasus. Jumlah varian Covid-19 tersebut naik dibandingkan pekan sebelumnya yang berjumlah 6,89 juta kasus.