Ekspor RI ke Bosnia dan Herzegovina Turun, Tapi Impornya Naik pada 2020

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 28/11/2022 18:59 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia ke Bosnia dan Herzegovina Tahun 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Neraca perdagangan Indonesia dengan Bosnia dan Herzegovina mengalami surplus US$ 35 ribu pada 2020. Namun demikian, angka surplus neraca perdagangan ini semakin jatuh -96,61% dibandingkan neraca tahun sebelumnya yang tercatat US$ 1,03 juta.

Makin anjloknya neraca perdagangan Indonesia ke negara ini terjadi karena nilai ekspor Indonesia ke Bosnia dan Herzegovina hanya sebesar US$ 1,03 juta sedangkan nilai impornya mencapai US$ 0,99 juta.

Adapun untuk tiga produk utama yang paling banyak diimpor dari negara ini yaitu Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya;bagian dari artikel seperti itu (HS 64), Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler;bagiannya (HS 84) dan Bahan peledak;produk piroteknik;pertandingan;paduan pirofor;Persiapan yang mudah terbakar tertentu (HS 36).

Sedangkan untuk ekspor Indonesia ke Bosnia dan Herzegovina, dalam satu tahun terakhir dalam tren turun. Tahun sebelumnya nilai ekspor Indonesia sebesar US$ 1,99 juta.

Berdasarkan jenis produk, terdapat sembilan produk utama andalan ekspor indonesia ke Bosnia dan Herzegovina yang terbukti mampu mencatatkan surplus selama 2020. Total nilai ekspor produk utama ini mencapai US$ 0,89 juta.

Daftar sembilan produk utama ekspor Indonesia ke Bosnia dan Herzegovina

  1. (HS 85) : Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya;Perekam dan reproduksi suara, televisi..
  2. (HS 18) : Persiapan kakao dan kakao
  3. (HS 40) : Karet dan artikelnya
  4. (HS 87) : Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya
  5. (HS 92) : Alat-alat musik;Bagian dan aksesori artikel seperti itu
  6. (HS 70) : Gelas dan gelas
  7. (HS 59) : Kain tekstil yang diresapi, dilapisi, tertutup atau dilaminasi;Artikel tekstil yang cocok..
  8. (HS 61) : Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan
  9. (HS 99) : Komoditas yang tidak ditentukan di tempat lain

Secara global neraca perdagangan untuk seluruh produk barang, kali ini lebih baik karena terjadi peningkatan pada beberapa produk jenis barang. Nilai total neraca perdagangan Indonesia tercatat US$ 21,68 miliar atau naik 703,56%. Dengan kata lain, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan. Tahun sebelumnya neraca perdagangan Indonesia dengan seluruh negara di dunia tercatat US$ -3,59 miliar.

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.