Neraca perdagangan Indonesia dengan Gabon mengalami defisit US$ 9.209 ribu pada 2020. Defisitnya neraca perdagangan ini semakin jatuh -154,07% dibandingkan neraca tahun sebelumnya yang tercatat US$ 17,03 juta.
Makin anjloknya neraca perdagangan Indonesia ke negara ini terjadi karena nilai ekspor Indonesia ke Gabon hanya sebesar US$ 6,25 juta sedangkan nilai impornya mencapai US$ 15,46 juta.
Adapun untuk tiga produk utama yang paling banyak diimpor dari negara ini yaitu Bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk dari distilasi mereka;zat bitumen;mineral.. (HS 27), Kayu dan barang -barang kayu;arang kayu (HS 44) dan Karet dan artikelnya (HS 40).
Sedangkan untuk ekspor Indonesia ke Gabon, dalam satu tahun terakhir dalam tren turun. Tahun sebelumnya nilai ekspor Indonesia sebesar US$ 18,95 juta.
Berdasarkan jenis produk, terdapat 10 produk utama andalan ekspor indonesia ke Gabon yang terbukti mampu mencatatkan surplus selama 2020. Total nilai ekspor produk utama ini mencapai US$ 5,9 juta.
Daftar 10 produk utama ekspor Indonesia ke Gabon
- (HS 87) : Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya
- (HS 34) : Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan..
- (HS 16) : Persiapan daging, ikan atau krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya
- (HS 19) : Persiapan sereal, tepung, pati atau susu;Produk pastrycooks
- (HS 48) : Kertas dan kertas kertas;Artikel kertas bubur kertas, kertas atau kertas karton
- (HS 38) : Produk Kimia Lain -lain
- (HS 15) : Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya;Lemak yang dapat dimakan;satwa ..
- (HS 39) : Plastik dan artikelnya
- (HS 85) : Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya;Perekam dan reproduksi suara, televisi..
- (HS 20) : Persiapan sayuran, buah, kacang -kacangan atau bagian tanaman lainnya
Secara global neraca perdagangan untuk seluruh produk barang, kali ini lebih baik karena terjadi peningkatan pada beberapa produk jenis barang. Nilai total neraca perdagangan Indonesia tercatat US$ 21,68 miliar atau naik 703,56%. Dengan kata lain, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan. Tahun sebelumnya neraca perdagangan Indonesia dengan seluruh negara di dunia tercatat US$ -3,59 miliar.