Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Lebak pada tahun 2024 mencapai 39.616 Rupiah, mengalami kenaikan sebesar 12 persen dibandingkan tahun 2023. Angka ini merupakan hasil dari fluktuasi yang terjadi selama tujuh tahun terakhir, mulai dari tahun 2018 hingga 2024.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat Daya 2024 - 2024)
Data historis menunjukkan pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Lebak mulai dari 33.251 Rupiah pada tahun 2018, sedikit turun menjadi 30.398 Rupiah pada tahun 2019, naik menjadi 38.327 Rupiah pada tahun 2020, sedikit turun menjadi 36.451 Rupiah pada tahun 2021, naik menjadi 41.041 Rupiah pada tahun 2022, sedikit turun menjadi 35.370 Rupiah pada tahun 2023, dan kembali naik menjadi 39.616 Rupiah pada tahun 2024. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan nilai 41.041 Rupiah per kapita sebulan.
Dibandingkan dengan kategori pengeluaran lain di Kabupaten Lebak, pengeluaran perawatan kulit merupakan bagian yang lebih kecil. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa mencapai 178.501 Rupiah, untuk kecantikan sebesar 26.912 Rupiah, untuk makanan jadi sebesar 214.208 Rupiah, untuk rokok dan tembakau sebesar 166.915 Rupiah, dan untuk sabun mandi sebesar 49.921 Rupiah. Pengeluaran perawatan kulit juga lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi dan rokok.
Berdasarkan data perbandingan dari BPS, Kabupaten Lebak menempati urutan ke-7 di antara 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Lima kabupaten/kota dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di Banten adalah Kota Tangerang Selatan (urutan ke-1, 157.771 Rupiah, sedikit turun 2,4 persen dari tahun 2023), Kota Tangerang (urutan ke-2, 126.544 Rupiah, turun 30,3 persen dari tahun 2023), Kota Cilegon (urutan ke-3, 79.618 Rupiah, naik 8,6 persen dari tahun 2023), Kabupaten Tangerang (urutan ke-4, 74.897 Rupiah, naik 17,5 persen dari tahun 2023), dan Kabupaten Serang (urutan ke-5, 54.163 Rupiah, naik 8,1 persen dari tahun 2023). Urutan Kabupaten Lebak tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Tangerang Selatan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Tangerang Selatan tahun 2024 mencapai 1.627.012 Rupiah, naik sebesar 22,7 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke-1 di Provinsi Banten. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 2.632.593 Rupiah, naik 2,1 persen dari tahun 2023. Untuk kategori makanan, pengeluaran per kapita sebulan mencapai 1.005.581 Rupiah, naik 8,4 persen dari tahun 2023, dan menempati urutan ke-2 di Provinsi Banten.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA9 DEPOK 2025)
Kota Tangerang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Tangerang tahun 2024 mencapai 1.387.888 Rupiah, naik sebesar 8,1 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke-2 di Provinsi Banten. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 2.535.589 Rupiah, turun 17 persen dari tahun 2023. Untuk kategori makanan, pengeluaran per kapita sebulan mencapai 1.147.701 Rupiah, naik 8,1 persen dari tahun 2023, dan menempati urutan ke-1 di Provinsi Banten.
Kota Cilegon
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Cilegon tahun 2024 mencapai 1.107.904 Rupiah, naik sebesar 38,4 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke-3 di Provinsi Banten. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 2.014.801 Rupiah, turun 2,2 persen dari tahun 2023. Untuk kategori makanan, pengeluaran per kapita sebulan mencapai 906.897 Rupiah, naik 13,5 persen dari tahun 2023, dan menempati urutan ke-3 di Provinsi Banten.
Kabupaten Tangerang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Tangerang tahun 2024 mencapai 744.608 Rupiah, naik sebesar 12 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke-4 di Provinsi Banten. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 1.577.849 Rupiah, turun 1,4 persen dari tahun 2023. Untuk kategori makanan, pengeluaran per kapita sebulan mencapai 833.240 Rupiah, naik 0,2 persen dari tahun 2023, dan menempati urutan ke-4 di Provinsi Banten.