Target Pengurangan Emisi Karbon RI Terbanyak di Sektor Kehutanan dan Energi

Demografi
1
Adi Ahdiat 11/11/2022 11:40 WIB
Proyeksi Emisi Karbon RI Tahun 2030 Berdasarkan Sektor dalam Enhanced NDC (2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Pemerintah Indonesia telah membuat Nationally Determined Contribution (NDC) baru, yang kini dinamai Enhanced NDC dan sudah didaftarkan ke UNFCCC pada September 2022.

NDC adalah komitmen negara-negara yang terlibat dalam Perjanjian Paris untuk mengurangi emisi karbon dan beradaptasi dengan perubahan iklim. Komitmen ini umumnya diperbarui lima tahun sekali.

Dalam NDC pertama tahun 2016, Indonesia berkomitmen mengurangi emisi karbon 29% pada 2030 dengan usaha sendiri, atau 41% dengan bantuan internasional.

Kemudian dalam Enhanced NDC baru, target pengurangan emisi karbonnya diperkuat menjadi 31,89% dengan usaha sendiri, atau 43,2% dengan bantuan internasional.

(Baca: Pemerintah Indonesia Janji Kurangi Deforestasi 56% sampai 2030)

Target pengurangan emisi karbon Indonesia paling banyak dipatok di sektor kehutanan dan penggunaan lahan atau forestry and other land uses (FOLU).

Dalam skenario kondisi normal (business as usual) sektor FOLU diproyeksikan menghasilkan emisi 714 juta ton karbon dioksida ekuivalen (MTon CO2e) pada 2030.

Kemudian dengan adanya Enhanced NDC, emisi sektor FOLU ditargetkan akan berkurang 500 MTon CO2e menjadi 214 MTon CO2e pada 2030 dengan usaha sendiri, atau berkurang 729 MTon CO2e menjadi -15 MTon CO2e dengan bantuan internasional.

Angka minus itu berarti sektor FOLU ditargetkan bisa menyerap emisi sebanyak 15 MTon CO2e pada 2030 jika Indonesia mendapat dukungan dari pihak lain.

Berikut rincian jumlah emisi karbon yang akan direduksi atau dikurangi di tiap sektor berdasarkan Enhanced NDC:

  • FOLU: reduksi 500 MTon CO2e dengan usaha sendiri, atau 729 MTon CO2e dengan bantuan internasional
  • Energi: reduksi 358 MTon CO2e dengan usaha sendiri, atau 446 MTon CO2e dengan bantuan internasional
  • Limbah: reduksi 40 MTon CO2e dengan usaha sendiri, atau 43,5 MTon CO2e dengan bantuan internasional
  • Pertanian: reduksi 10 MTon CO2e dengan usaha sendiri, atau 12 MTon CO2e dengan bantuan internasional 
  • IPPU (industri dan penggunaan produk)): reduksi 7 MTon CO2e dengan usaha sendiri, atau 9 MTon CO2e dengan bantuan internasional

"Komitmen tersebut akan diimplementasikan melalui penggunaan lahan dan tata ruang yang efektif, manajemen hutan berkelanjutan, pemulihan ekosistem, peningkatan produktivitas pertanian, konservasi energi, promosi energi terbarukan, dan manajemen limbah yang lebih baik," kata pemerintah Indonesia dalam dokumen Enhanced NDC.

(Baca: Pemerintah Indonesia Janji Kurangi Emisi Karbon, Ini Target Barunya)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.