Indonesia membukukan impor dengan Nikaragua US$ 0,12 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut semakin jatuh 41,12% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 0,2 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Nikaragua, impor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah impor Indonesia adalah US$ 0,1 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 3,8 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Nikaragua, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,01 ribu produk.
- Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan
Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan dengan kode HS 61. Impor produk ini dari Nikaragua berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor senilai US$ 48 ribu. Nilai impor Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 140 ribu.
- Aluminium dan artikelnya
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Aluminium dan artikelnya. Nilai impor dari Nikaragua pada 2020 tercatat US$ 31 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini.
- Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
Masuk dalam kode HS 84, Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan bagiannya. Indonesia mengimpor US$ 20 ribu atau mencatatkan peningkatan karena pada tahun sebelumnya Indonesia tidak dilaporkan adanya impor dari negara ini. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler dari 150 negara. Impor Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler dari negara ini berada di urutan 103. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler adalah Cina, Jepang, Singapura, Jerman dan Thailand.
- Kopi, teh, maté, dan rempah -rempah
Di urutan ke keempat adalah Kopi, teh, maté, dan rempah -rempah dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 09. Indonesia mengimpor US$ 8 ribu atau mencatatkan peningkatan karena pada tahun sebelumnya Indonesia tidak dilaporkan adanya impor dari negara ini. Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 70 negara. Impor Kopi, teh, maté, dan rempah -rempah dari Nikaragua tercatat berada di urutan 51. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Kopi, teh, maté, dan rempah -rempah adalah India, Vietnam, Papua Nugini, Cina dan Brazil.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
Untuk produk , Indonesia banyak mengimpor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari Nikaragua. Nilai impor produk ini tercatat US$ 3 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Impor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari Nikaragua tercatat berada di urutan 122. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya adalah Cina, Singapura, Taipei, Cina, Jepang dan Korea, Republik.